Buscar

Memuat...

Páginas

Announcement !

Hai, readers!
Disini aku mau ngasih kabar ke kalian semua, kalau blog Diary Lily Putih akan dialihkan ke alamat lain.
Blog ini gak akan aku hapus, cuma blog ini gak akan update artikel-artikel atau cerita-cerita baru.
Buat baca artikel-artikel atau cerita-cerita baru dari Diary Lily Putih kalian bisa klik disini atau kunjungi alamat ini : daylilywhite.wix.com/dianaputrimaharani

Well, terima kasih atas kesetiaan kalian selama ini :)

Salam hangat,
Diana

Kutipan Buku Udah Putusin Aja! by Felix Y. Siauw

Judul buku : Udah Putusin Aja!
Penulis : Felix Y. Siauw
Penerbit : Mizania
Halaman : 180 halaman
Tahun terbit : 2013

Buku yang ditulis Felix Y. Siauw ini memang telah mengguncangkan seluruh para pembaca khususnya kaum remaja saat ini yang lagi pacaran. Buku ini menerangkan pada kita pacaran dalam mata Islam. Bukannya melarang untuk pacaran dan jatuh cinta, tapi lebih menjelaskan ujung dan pangkal, sebab akibat dari pacaran di mata Islam.

Menurut saya pribadi, ada baiknya buku ini dipakai untuk sebuah renungan. Bukan berarti buku ini menganjurkan atau mengharuskan kita untuk putus dari pacar kemudian kita harus 100% beribadah dan menyerahkan segalanya untuk Tuhan. Memang itu kewajiban kita kepada Tuhan, dan mungkin memang itu yang sedang kita lakukan. Tapi toh itu tidak berlaku untuk semua orang. Semua orang punya prinsip dan pendapat masing-masing. Kita juga tidak bisa terlalu memaksa orang untuk melakukan hal tersebut. Memang tugas kita mengingatkan saudara kita sesama umat manusia, tapi mereka juga mempunyai hak untuk memilih apa yang menurut mereka terbaik untuk mereka sendiri.

Mungkin buku ini lebih memihak kepada para remaja yang masih jomblo, menguatkan mereka bahwa dengan jomblo itu bukan akhir dari segalanya. Buku ini juga untuk para remaja yang lagi pacaran dan dengan harapan bahwa kita semua mengerti tentang apa-apa sebab akibat pacaran. Tapi sekali lagi ini kembali lagi kepada diri kita masing-masing. Saya tau kalian punya opini dan pendapat masing-masing. Saya post ini bukan menyuruh kalian untuk putus, tapi hanya untuk sekedar berbagi.

  • Pantaskah berbicara tentang sayang, berkata tentang cinta | sementara disaat yang sama amalnya selalu ajak maksiat?
  • Pantaskah rencanakan masa depan, rancang apa yang dihadapan | sementara saat sekarang saja tak berani bilang nikah?
  • Pantaskah panggil memanggil dengan sebutan "ayah" - "bunda" | sementara engkau masih menadahkan tangan untuk biaya?
  • Pantaskah kau katakan dirimu menjaganya | padahal justru cumbu rayu harammu merusak akal dan fisiknya?
  • Kau kata itu ungkapan sayang, katamu sayang perintah Allah | alasanmu, perintah jelas Allah jangan berkhalwat kau langgar.
  • Kau berharap hari esok yang baik, sementara hari ini yang membentuk hari esok kau penuhi dengan maksiat?
  • Kau bilang putuskan dia memutus tali silaturahim | padahal pacar bukan kerabat, ayah-ibumu berapa kali kau abaikan?
  • Kau kata putuskan dia sulit | egois, pikirkan hanya diri sendiri, tak kau pikirkan dia saat harus diisab karena maksiat?
  • #UdahPutusinAja, berhentilah bermaksiat | dengannya Allah akan turunkan cahaya kebaikan yang mengisi relung yang selama ini gelap gulita.
  • #UdahPutusinAja, satu saat nanti, yakinlah engkau akan bersyukur telah mengambil keputusan yang tepat dengan taatmu.
  • #UdahPutusinAja, mungkin selama ini Allah menghijabmu dari mahligai pernikahan yang engkau dambakan karena maksiatmu tetap jalan.
  • #UdahPutusinAja, hatimu akan lebih ringan saat hadapkan wajahmu pada kiblat saat shalat | tiada kebohongan dan nifaq yang engkau pikul.
  • #UdahPutusinAja, ramadhan sebentar lagi menjelang, hendakkah kau kotori bulan suci dengan maksiat? | bisa jadi ini ramadhan terakhir.
  • #UdahPutusinAja, engkau takkan mati tanpanya, karena bukan karenya engkau hidup | pahami seutuhnya hidup-matimu hanya Allah!
  • #UdahPutusinAja, bila tidak engkau segerakan, setiap lisan padanya adalah dosa, setiap sentuhan adalah maksiat, setiap pandangan akan dihisab.
  • #UdahPutusinAja, beri dirimu waktu untuk ketahui bukan hanya apa yang engkau inginkan, tapi apa yang Allah kehendaki bagimu.
  • #UdahPutusinAja, dengannya kau mungkin akan merasakan apa beda cinta ikhlas sejati dengan cinta nafsu yang hanya perlu pelampiasan.
  • #UdahPutusinAja hormati badanmu sendiri, muliakan dirimu sendiri, sempurnakan keimananmu | agar pantas bagimu atas surga yang kau pinta.
  • Pacaran itu menjalin silaturahim | silaturahim itu hubungan ke kerabat, bukan pacaran.
  • Pacaran itu bikin semangat belajar | semangat belajar maksiat?
  • Pacarat itu buat dia bahagia, itu kan amal shalih | ngarang, btw, telah bahagiakan ibumu? Ayahmu?
  • Pacaran itu sekedar penjajakan kok | serius nih penjajakan? Ketemu ibu-bapaknya berani?
  • Kasian kalo diputusin | justru tetep pacaran kasian, dia dan kamu tetep kumpulin dosa kan?
  • Kasian dia diputusin, aku sayang dia | putusin itu tanda sayang, kamu minta dia untuk taat sama Tuhannya, betul?
  • Putus itu memutuskan silaturahim | silaturahim itu kekerabatan, sejak kapan dia kerabatmu?
  • Nggak tega putusin | berarti kamu tega dia ke neraka karena maksiat? Apa itu namanya sayang?
  • Aku nggak zina kok, nggak pegang-pegangan, nggak telpon-telponan, kan nggak papa? | nah bagus itu, berarti gak papa juga kalo putus.
  • Aku pacaran untuk berdakwah padanya kok | ngarang lagi, dakwahmu belum tentu sampai, maksiatmu pasti.
  • Nanti putusin dia gue gak ada yang nikahin gimana? | pacaran tak jaminan, realitasnya banyak yang nggak nikah sama pacarnya.
  • Berat mutusin | semakin berat engkau tinggalkan maksiat untuk taat, Allah akan beratkan pahalamu.
  • Nanti aku dibilang nggak laku gimana? | bukan dia yang punya surga dan neraka, abaikan saja.
  • kalo aku putusin dia, dia ancam bunuh diri | belum apa-apa pake anceman psikologis, dah nikah dia bakal ancem bunuh kamu.
  • Pacaran itu makan waktu, makan duit, makan hati | mending waktu, duit, dan hati diinvestasikan ke Islam.
  • Pacaran memang tak selalu berakhir zina, tapi hampir semua zina diawali dengan pacaran.
  • Pacaran itu disuruh mengingat manusia, bukan mengingat Allah | melisankan manusia bukan Allah.
  • Lelaki coba pikir, senangkah bila engkau menikah lalu ketahui bahwa istrimu mantan ke-7 laki-laki berbeda?
  • Wanita, coba pikir, inginkah berkata pada suamimu pasca akad kelak "aku menjaga diriku utuh untukmu, untuk hari ini"
  • Berharap wanita untuk taat kepadamu, disaat yang sama dia mengingkari Allah? | You're daydreaming baby
  • Berharap pria setia kepadamu, diwaktu yang sama dia tak setia pada syahadatnya? | you're betting on the wrong horse
  • Kamu tau jalan bareng lawan jenis itu khalwat, dia tau tanganmu tiada halal dipegang | tapi berdua tetap lakukan?
  • Kamu tau setan ada kalau pas berdua, dia tau tempat sepi dan gelap itu markasnya setan | tapi masih dipertahankan?
  • Kamu tau kegadisanmu tiada bisa diuluang, dia tau nafsu sesaat bakal menjerumuskan | tapi berdua nekad pacaran?
  • Nikmati masa muda bukan berarti jadi cewek mudahan, bukti kamu cowok kuat bukan berarti baku syahwat.
  • Iman tak perlu diuji, nyali tak perlu dijajal - bila sudah tak suci, tiada guna menyesal
  • Kejahatan bukan hanya karena niat - ia juga perlu kesempatan, bila sudah dibuat maksiat - tangis sesal pupus harapan.
  • Selagi ada waktu, selagi belum terlambat | buat pilihan bagimu, pastikan yang tepat.
  • #UdahPutusinAja | itu lebih baik bagimu dan baginya, itu beri kesempatan bagimu dan baginya untuk stop maksiat.
  • #UdahPutusinAja | ajarkan padanya cinta karena Allah, karena berpisahnya kamu dan dia karena takut siksa Allah.
  • #UdahPutusinAja | siapkan dirimu agar pantas jadi pimpinan, dan dia bisa pantaskan diri jadi yang dipimpin.
  • #UdahPutusinAja | nggak perlu lagi smsan setelahnya, dia bisa jaga diri kok, pedulikan dirimu yang masih harus menata akal dengan iman.
  • #UdahPutusinAja | nggak perlu simpan apapun darinya sebagai kenangan, pusatkan diri pada Islam, Allah akan pilihkan yang terbaik.
  • #UdahPutusinAja | jangan mulai lagi cinta yang tak bisa kau selesaikan dengan nikah, alihkan cintamu pada jalan perjuangan dakwah Islam.
  • #UdahPutusinAja | engkau telah menjadi kekasih Allah, karena engkau lebih memilih perintah-Nya dibanding ke-aku-an nafsumu, selamat :)



»»  READMORE...

Adegan dan Fakta Ngawur "Dokter-dokteran" di Sinetron Indonesia

Sumber : dari curhatan seorang dokter

Kadang-kadang miris kalau nonton sinetron-sinetron Indonesia yang menampilkan karakter seorang dokter beserta syuting-syutingnya di rumah sakit. Bikin gemes abis. Dokter asli yang nonton pasti ngomel ngeliatnya. Masak nyuntik vena caranya kayak nyuntik pantat? Masa pasien suruh makan obat yang harusnya dimasukin lewat dubur? Masa pasian (katanya kecelakaan/melahirkan/habis operasi/sekarat karena kanker) dempulnya... Kayak habis nyalon. Bener-bener bikin pengen teriak. Mana ada di realita model-model macam begitu. Sutradaranya kenapa sih nggak nanya-nanya dulu tentang tindakan yang benar, prosedur yang benar, fakta yang benar, biar nggak jadi kayak pembodohan masal begini. Ini beberapa contoh-contoh adegan/fakta yang ngawur banget:

Pertama : Monitor EKG
Pasti sering tuh ya di sinetron ada adegan ketika seseorang koma gitu. Dipasangi monitor EKG yang ngerekam detak jantung. Pertamanya bentuknya masih zig zag zig zag kayak rumput terus nggak lama kemudian, tereretereettt ada bunyi 'tiiiiiiiiiiiiitttttttt' panjang terus monitor EKG-nya nunjukkin garis lurus. Jantung berhenti. Nggak lama kemudian keluarga pasien teriak-teriak manggil dokter, dokter masuk tergopoh-gopoh bawa alat kejut jantung yang bentuknya kayak setrikaan itu, terus ditempelin ke dada pasian biar pasiennya hidup lagi.

Faktanya :
Aslinya ya, kalau udah monitor EKG nunjukkin garis lurus gitu nggak akan berefek pada setrikaan kejut jantung itu. Mau dicoba sampe Miyabi balik perawan lagi pun tetep aja itu pasien bakal wassalam. Yang bakalan berefek pada alat kejut jantung adalah ketika monitor EKG masih nunjukkin garis zig zag kayak rumput alias jantung masih berdenyut. Kalau emang EKG nunjukkin garis lurus, coba di-cek dulu apa alatnya masih menempel di badan pasien. Kalau emang aslinya jantungnya berhenti, bisa dilakukan resusitasi misal dengan pijat jantung atau dengan suntik adrenalin atau dengan alat ET, yang emang bisa berguna buat resusitasi di saat-saat gawat darurat.

Kedua : Bisa ular
Ada adegan main di hutan atau di sawah atau di ladang atau di kebun mawar melati semuanya indah. Eh malang tak dapat ditolak, si tokoh ada yang kena bisa ular (entah darimana si ular tiba-tiba nongol aja, padahal hewan tuh biasanya baru ngamuk kalau diganggu loh, lagian kenapa nggak ati-ati sih zzz). Terus ada pahlawan yang wouw luar biasa baiknya menghisap darah si tokoh yang digigit ular dengan mulutnya biar bisanya keluar terus diludahkan.

Faktanya :
Mau bunuh diri mas/mbak? Menurut riset, dinding mulut seseorang itu hampir selalu ada luka, baik itu luka kecil ataupun luka besar (yang keliatan). Padahal, bisa ular itu benar-benar berbahaya. Lebih hebatnya lagi, cairan yang masuk ke mulut (walaupun belum tertelan) tetap bisa menembus pori-pori dinding mulut dan masuk ke pembuluh darah. Padahal nih ya, pembuluh darah di dinding mulut tuh sangat banyak, bahkan bisa dijadikan indikasi seseorang itu mengidap anemia/tidak. Kalau mau menghisap bisa ada kok alatnya, namanya sawyer ectraction, kalau emang nggak ada tuh alat, bisa kok dengan membebar bagian yang tergigit dengan kain biar bisa nggak semakin masuk ke sirkulasi darah (walau metode ini masih kontroversial). Dan jangan lupa, posisikan bagian yang tergigit di bawah jantung, jangan sampai sejajar jantung. So, ngehisap bisa ular pake mulut? Udah bosan hidup ya?

Ketiga : Batuk-batuk sebelum mati
Yang ini pasti luar biasa sering dilihat. Sebelum mati si tokoh batuk-batuk dulu kayak iklan obat batuk. "Uhuk... Uhuk... Ibu sayang kamu... Uhuk... Uhuk... Nak... Belajar... Uhuk... Yang Rajin... Ujuk... Ya... Nak... Uhuk uhuk." The end.

Faktanya :
Nggak pernah ada dokter yang pernah melihat pasien batuk-batuk sebelum meninggal. Namanya tahapan sebelum meninggal itu ya pasien udah nggak sadar, pancaindera udah nggak berfungsi, jadi gimana bisa batuk? Mungkin kalau bicara sepatah dua patah bisa lah ya, sesak napas juga masih bisa ditolerir, tapi batuk? Rangsang batuknya aja udah nggak berfungsi.

Keempat : Pasien pingsan. Dibawa ke UGD atau ke ICU dan ditangani oleh segerombolan pasukan putih-putih (entah dokter, perawat, bidan, atau anak sekolah). Pasukan putih-putih itu MEMINUMKAN obat dengan sendok dan segelas air pada pasien yang nggak sadar tersebut.

Faktanya :
Kalau beneran ada tenaga kesehatan berani kayak gitu, bisa langsung digantung. Sangat sangat berbahaya meminumkan obat enteral (obat yang dimasukkan melalui saluran pencernaan alias mulut) saat pasien dalam kondisi tidak sadar. Kenapa? Salah-salah tu obat bisa masuk ke paru-paru, bukan ke lambung. Akibatnya? Ya bisa meninggal dong! Paru-parunya kan keisi cairan, kalaupun nggak sampe koit, bisa bikin radang paru-paru. Nah lho, bikin masalah baru kan! Terus gimana dong? Kalau emang pasien dalam kondisi nggak sadar atau nggak kooperatif dengan obat obat enteral, obat bisa dilakukan dengan cara parenteral (injeksi/suntikan). Malah lewat jalur ini obat bisa lebih cepet menimbulkan efek.

Kelima : Tragedi cabut infus
Pasien tiba-tiba sadar dia udah ada di rumah sakit dengan selang infus yang menempel di tangannya. Saat nggak ada yang jagain, langsung aja creettt selang infus itu dia cabut dengan cepat, tangkas, gesit, dan tanpa pikir panjang (sinetron sih ya, apa mau dikata deh). Dan dia langsung kabur dari rumah sakit dengan dandanan bak seorang model (heran deh, masa dirawat di rumah sakit dandanan masih pol-polan, apa mau kondangan?)

Faktanya :
Pasien tiba-tiba sadar dia udah ada di rumah sakit dengan selang infus yang menempel di tangannya. Saat nggak ada yang jagain, langsung aja creettt selang infus itu dia cabut dengan cepat, tangkas, gesit, dan tanpa pikir panjang. Dan crooootttttt...... darah muncrat kemana-mana. Bagus deh, baguuuuusss. Hebat ya kamu ya *asah pisau*.

Keenam : Di kamar bersalin. Ibu melahirkan dengan penuh keringat *tapi tetep penuh dengan make up dong jangan lupa*. Ngeden-ngeden kayak sembelit. Para dokter ngebantu "ayo Bu bentar lagi Bu tarik nafas ayo bu semangat". Suami mondar-mandir di luar kamar bersalin (kalau aku sih gamau yaaa pas masa-masa melahirkan gitu ditinggal suami, dia harus lihat hasil perbuatannya!). Tak lama kemudian, oeeeekkk oeeeekkk, tangis bayi pun pecah. Bayi yang cantik/ganteng itu segera diselimuti dan ditaruh di pelukan ibunya. They libe happily ever after.

Faktanya :
Nggak ada yang salah sih. Cuma..... halo? Bayi lahir? Mana plasentannya? Kok mbrojol gitu kagak ada plasentanya sih? Bayi ajaib ya? Terus, begitu lahir langsung dikasihin ke pelukan ibunya? Lha lendir atau darahnya nggak dibersihin dulu?

Ketujuh : Operasi mata yang melegenda
Perban yang mengelilingi kepala mulai dibuka.. Bruwet bruwet... Gelap gelap... Lama lama ada cahaya... mulai terang... pasien mulai ngelihat wajah-wajah di depannya... Penglihatan mulai jelas... Ada orang menangis... Pasien berkata "kamu... kamu... kamu anakku kan?" Dan si anak memeluk ibunya. "Oh ibbuuu akhirnya ibu bisa melihat lagiii..."

Faktanya :
Hebat banget dokter mata di sinetron itu. Dalam beberapa menit si pasien udah ngelihat dengan jelas setelah perbannya dibuka. Padahal asinya ya, dari berbagai cerita dan fakta-fakta yang terjadi di lapangan, pasien nggak langsung bisa ngelihat jelas. Harus melewati beberapa fase dulu sebelum matanya bisa berfungsi secara normal. Dan tolong ya, kalau emang matanya doang yang butuh tindakan, itu ngapain perbannya sampe keliling kepala? Matanya aja diperban udah bisa kan, jadi gak usah boros.

Kedepalan : Perdarahan otak
Pasien berdarah-darah. Ada benturan di kepala. Dibawa ke rumah sakit dan masuk ke ruang intensif. Terus nggak tau gimana ceritanya, tu dokter tiba-tiba udah punya hasil rontgen kepala *padahal nggak tau kapan di-rontgen*. Keluarga pasien disuruh ngumpul. "Bapak bapak ibu ibu semua yang ada disini. Jadi begini pak bu tante pakde nenek kakek, keluarga ini sedang mengalami pendarahan otak. Blablabla tralala trilili"

Faktanya :
Rontgen itu yaaa biasanya untuk melihat organ-organ dada atau ekstremitas, ada patah tulah atau nggak. Kalau mau liat kepala tuh pake CT Scan, dan kalau mau lihat ada perdarahan atau tidak di otak, gambarnya nggak cuma tengkorak putih begitu. Rontgen bisa sih dipake buat kepala, tapi cuma bisa untuk melihat susunan tulang-tulang kepala. Secara praktek, CT Scan emang lebih akurat (dan lebih mahal) karena bisa melihat suatu jaringan bahkan hingga yang lunak sekalipun, jadi bisa memastikan seseorang mengidap perdarahan, kanker, dll.

Kesembilan : ICU oh ICU...
Miris banget liatnya. ICU kok isinya cuma alat bantu pernafasan. ICU kok kayak ruang perawatan di puskesmas gini. Ini ICU dimana sih? Di Zimbabwe? Bahkan ICU di Zimbabwe masih jauh lebih bagus.

Faktanya :
Sebuah ICU harus merujuk pada prosedur wajib yang harus dipenuhi. Antara lain ada instrumen-intrumen complicated yang mau nggak mau harus ada. Seperti monitor EKG, In Fution Pump, DC Shock, Ventilator, Syring Pump, Nebulaizer, dll. Jadi tolong deh... Jangan ngaku ICU kalau ruangannya lebih mirip UKS begitu.

Artikel ini dibuat karena menyoroti masyarakat di Indonesia yang sangat banyak dan heterogen. Tidak semua masyarakat tahu mengenai hal-hal tentang kedokteran dan kesehatan, padahal hal-hal ini sangatlah penting untuk dipahami, karena menyangkut nyawa yang tak ternilai harganya. Apa jadinya bisa kalangan ini sangat percaya pada sinetron dan berkiblat kepada sinetron sebagai sebuah kebenaran?
»»  READMORE...

Kutipan Novel Seasons to Remember by Ilana Tan


Judul buku : Seasons to Remember
Pengarang : Ilana Tan
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : Januari 2013
Tebal halaman : 160 halaman

Summer in Seoul :
  • Dulu kalau aku tak begitu, kini bagaimana aku? Dulu kalau aku tak disitu, kini dimana aku? Kini kalau aku begini, kelak bagaimana aku? Kini kalau aku disini, kelak dimana aku? Tak tahu kelak ataupun dulu. Cuma tahu kini aku begini. Cuma tahu kini aku disini. Dan kini aku melihatmu.
  • Konon ketika seseorang dalam keadaan hidup dan mati, ia akan bisa melihat potongan-potongan kejadian dalam hidupnya. Seperti menonton film yang tidak jelas alur ceritanya.
  • Kadang-kadang orang jenius memang sulit dibuat senang.
  • Lagi-lagi senyum itu, senyum yang bisa menghangatkan hati yang beku sekalipun.
  • Sederhana saja. Kenapa kau tidak mulai pacaran?
  • Aku hanya ingin memintamu berfoto denganku sebagai pacarku.
  • Aku? Hanya memberikan pose yang bagus untuk foto kita.
  • Lagi pula, apa gunanya jadi artis kalau tidak ingin dikenal orang?
  • Akan kupastikan kau tidak mendapat masalah.
  • Apakah aku tidak boleh makan malam dengan kekasihku sendiri?
  • Bukankah ada kau yang menemaniku disini?
  • Aku hanya ingin melihatmu gembira seperti sekarang, itu saja.
  • Aku bisa melupakan semuanya, tapi aku tidak akan kembali pada orang yang sudah meninggalkanku.
  • Kalau suatu saat nanti kau rindu padaku, kau mau memberitahuku? Supaya aku bisa langsung berlari menemuimu.
  • Padahal kita baru bertemu kemarin, kenapa rasanya seolah sudah lama sekali aku tidak melihatmu?
  • Sudah lama aku tidak melihatmu, tidak mendengar suaramu, rasanya aneh sekali. Sepertinya semua yang kulakukan tidak ada yang benar. Lalu aku berpikir, mungkin kalau aku meneleponmu dan mendengar suaramu, aku akan merasa lebih baik. Sekarang setelah mendengar suaramu, aku memang merasa lebih baik, tapi timbul masalah lain. Aku jadi semakin ingin melihatmu.
  • Kenapa aku bisa lupa wajahmu? Ingatanku memang buruk, aku tahu. menurutmu aku harus bagaimana? Menurutku, aku harus melihatmu setia hari supaya tidak lupa. Itu artinya kau harus selalu di sisiku, bersamaku. Bagaimana?

Autumn in Paris :
  • Seandainya masih ada harapan sekecil apa pun untuk mengubah kenyataan, ia bersedia menggantungkan seluruh hidupnya pada harapan itu.
  • Ia hanya perlu membiarkan dirinya jatuh. Setelah itu seluruh tubuhnya akan membeku. Rasa sakit ini juga akan membeku. Ia tidak akan merasakannya lagi.
  • Ia tidak boleh penasaran karena rasa penasaran itu akan terus menggerogotinya seperti lubang di gigi yang bisa membuat seluruh badan ikut sakit.
  • Aku tidak mengeluh. Setidaknya sedikit pengorbananku itu membuatnya senang.
  • Aku tahu kau tidak boleh dibiarkan penasaran. Kalau tidak, orang-orang di sekitamu bisa terluka.
  • Senjata utama untuk menghadapi orang-orang adalah senyum yang manis dan sopan.
  • Dalam kamusnya, matahari baru mulai terbit jam 10.00 di hari Minggu.
  • Itu konyol. Segala tetek-bengek tentang jatuh cinta itu. Memangnya orang bisa jatuh cinta pada pandangan pertama?
  • Ia tidak mau disuruh menebak isi pikiran wanita. Terlalu rumit dan ia tahu ia takkan berhasil menebak dengan benar.
  • Kalau tidak tahu kesalahanmu, tidak perlu minta maaf.
  • Tentu saja aku tahu. Karena aku sering memperhatikannya. Karena sering memperhatikannya, tanpa sadar aku jadi mengenal semua kebiasaannya.
  • Ketika aku menemuinya tadi, dia sempat menyentuh kepalaku. Seperti ini. Hanya sebentar, tapi jantungku langsung tidak keruan.
  • Bernapas ternyata bisa juga menyakitkan.
  • Karena itu sekarang aku memelukmu. Aku bisa mengisi ulang tenagaku.
  • Menyenangkan sekali memelukmu seperti ini, sampai-sampai aku takut tidak akan sanggup melepaskan diri lagi.
  • Aneh sekali... Kenapa hanya melihat gadis itu saja ia bisa merasa gembira?
  • Pikirannya kosong, karena hati kecilnya menolak berpikir. Ia tidak merasakan apa pun, karena sarafnya menolak merasakan.
  • Kau bisa merasakan jantungku berdebar keras? Cepat? Itu karena dirimu. Ini karena aku telah berlari mengelilingi Paris demi mencarimu.
  • Dan yang paling terasa sakit adalah hatinya. Ia menekan telapak tangannya di dada, seakan berusaha menutupi luka yang menganga di sana.
  • Setitik harapan kecilnya musnah sudah. Kenyataan menghantam kepalanya, merobek-robek jantungnya dan menguras darah dari tubuhnya.
  • Papa... Papa... aku... mencintainya.
  • Aku tidak pernah menyesal mengenalmu. Percayalah padaku.
  • Apakah ada yang tahu bagaimana rasanya mencintai seseorang yang tidak boleh dicintai? Aku tahu.
  • Hidup ini sungguh aneh, juga tidak adil. Suatu kali hidup melambungkanmu setinggi langit, kali lainnya hidup mengempaskanmu begitu keras ke bumi.
  • Ketika aku menyadari dialah satu-satunya yang paling kubutuhkan dalam hidup ini, kenyataan berteriak di telingaku dia juga satu-satunya yang tidak boleh kudapatkan.
  • Sekarang... Saat ini saja... Untuk beberapa detik saja... Aku ingin bersikap egois. Aku ingin melupakan semua orang, mengabaikan dunia, dan melupakan asal-usul serta latar belakangku. Tanpa beban, tuntutan, ataupun harapan, aku ingin mengaku. Aku mencintainya.
  • Aku dan segala yang kuinginkan dalam hidup.
  • Jangan marah padaku kalau aku menangis... Hari ini saja... Kau boleh lihat sendiri nanti. Kau akan lihat tidak lama lagi aku akan kembali bekerja, tertawa, dan mengoceh seperti biasa... Aku janji...
  • Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu.

Winter in Tokyo
  • Baiklah, maafkan aku. Lain kali aku akan menempel terus padamu.
  • Orang yang membutuhkan perubahan suasana biasanya ingin melupakan sesuatu.
  • Kenapa harus takut gelap kalau ada banyak hal indah yang hanya bisa dilihat sewaktu gelap?
  • Jaman sekarang ini semuanya harus serba langsung. To the point.
  • Aku tidak tahu aku harus memberitahumu kemana aku pergi. Sejak kapan kita pacaran?
  • Keiko-chan, berhati-hatilah. Setelah kencan ini, kau mungkin akan jatuh cinta padaku.
  • Kau bisa melupakannya dan mulai benar-benar... benar-benar melihatku?
  • Seharusnya ia tahu. Seharusnya ia sadar. Mimpi tidak akan bertahan lama. Ia boleh saja hidup dalam mimpi, tetapi cepat atau lambat kenyataan akan mendesak masuk. Dan ketika kenyataan mendesak masuk dan berhadapan denganmu, kau hanya bisa menerima.
  • Aku tidak punya alasan untuk cemburu bukan?
  • Kau tidak akan memotret seperti itu kalau kau tidak menyukainya.
  • Ingatanku bisa saja bermasalah, tapi aku tahu apa yang kurasakan.
  • Dan ketika dia menatap ke arahku, jantungku serasa berhenti berdegup. Aku tidak bisa menjelaskannya, tapi saat itu... aku merasa sangat senang melihatnya.
  • Aku akan tetap disini. Bersamamu. Apakah kau mau menerimaku?
  • Aku sudah kembali. Apakah kau juga akan kembali kepadaku?
  • Saat itu aku ada di belakangmu. Aku bisa melihatmu. Aku selalu melihatmu.
  • Apa yang harus kulakukan supaya kau bisa melihatku?
  • Dia tidak melakukan apa-apa. Dia juga tidak perlu melakukan apa-apa. Yang paling penting adalah kenyataan bahwa dia ada dan saya bisa melihatnya.
  • Yang harus saya lakukan hanyalah melihatnya. Hanya melihatnya, dan saya akan merasa saya bisa menghadapi segalanya.
  • Sejak sebelum aku hilang ingat aku sudah menyukaimu. Ketika aku tidak mengingat apa-apa, aku kembali jatuh cinta kepadamu.

Spring in London
  • Ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu sejak dulu. Sampai sekarang aku belum mengatakannya karena... yah, karena berbagai alasan. Dan alasan utamanya adalah karena aku takut. Kalau aku mengatakannya, reaksi apa yang akan kauberikan? Apakah kau akan menerima pengakuanku? Apakah kau akan percaya padaku? Apakah kau masih akan menatapku seperti ini? Tersenyum padaku seperti ini? Atau apakah justru kau akan menjauh dariku? Meninggalkanku? Tapi aku tahu aku harus mengatakannya padamu. Aku tidak mungkin menyimpannya selamanya. Entah bagaimana reaksimu nanti setelah mendengarnya, aku hanya berharap satu hal padamu. Jangan pergi dariku. Tetaplah disisiku.
  • Seorang model memang seharusnya kurus, tetapi seorang model tidak seharusnya mati kelaparan.
  • Dan kau pasti gadis yang membuatku jatuh cinta.
  • Apakah kau benar-benar bisa berteman dengan orang yang bisa membangkitkan mimpi-mimpi terburukmu?
  • Laki-laki yang normal, tampan, dan baik sulit didapatkan, kau tahu?
  • Siapa yang menyangka untuk melihatmu tertawa aku hanya perlu membelikan fish and chips dan mengajakmu ke taman?
  • Kurasa sekarang ini aku menginginkan sesuatu yang dulunya bukan tipeku.
  • Kau tahu, aku menyadari sesuatu selama berada disini. Aku rindu padamu.
  • Tapi sekarang aku sudah merasa jauh lebih baik. Karena aku sudah mendengar suaramu.
  • Masa lalu tidak akan berubah.
  • Apakah kau percaya padaku? Kuharap kau bisa. Kalau bukan sekarang, mungkin suatu hari nanti.
  • Aku bukannya ingin menghindarimu. Aku tidak akan bisa menghindarimu walaupun aku ingin.
  • Aku tidak akan menuntut banyak. Aku juga tidak akan membebanimu. Aku hanya memintamu menunggu sampai aku menyelesaikan masalahku. Sampai saat itu tiba, jangan pergi ke mana-mana. Tetaplah bersamaku.
  • Baiklah, aku bisa menunggu. Kalau kau butuh waktu untuk memercayaiku, aku bisa menunggu.
  • Tidak ada yang salah dengan dirimu. Kau hanya mencintainya.
  • Kau sudah berhasil menghadapi masa lalumu, mimpi burukmu. Sekarang waktunya kau menghadapi apa yang ada dalam hatimu.
  • Apa yang membuatmu berpikir bahwa menunggu satu hari, satu bulan, atau satu tahun lagi akan ada bedanya?
  • Katakan padaku, apa yang dimilikinya yang tidak kumiliki?
  • Dan di atas segalanya, aku ingin kau percaya padaku ketika kukatakan bahwa aku mencintaimu.
  • Aku percaya padamu. Dan... Terima kasih karena sudah menungguku.
»»  READMORE...

Kutipan Novel Sempurna by Nonier

Judul : Sempurna
Penulis : Nonier
Penerbit : Gagas Media
Tanggal terbit : 4 Mei 2012
Halaman : 332 halaman

Aku tak akan membiarkan diriku jatuh cinta pada seseorang yang tak bisa kumiliki...

Kau adalah musuh bagi hatiku. Yang membuat aku waspada dan aku buru-buru membentengi diri agar tak terpikat oleh pesonamu. Tapi, kau terus memaksa masuk. Seperti kuda Troya, kau sukses menyelusup ke relung hatiku. Aku memang bertekad menjauhimu, tetapi jantungku ternyata tak cukup kuat untuk membendung setiap debaran yang tercipta karena dirimu.

Aku tau akan menyesali semuanya, tetapi tak ada yang bisa ku lakukan... Aku terlanjur menerjunkan diri ke dalam api cintamu. Terbakar bersama cinta yang kelak juga akan membumihanguskan kebahagiaanku. Aku nekat mengambil risiko terluka lagi... dan kal ini karenamu.


  • Sebab mencintaimu tak membutuhkan alasan.
  • Cinta memang sering tak sejalan dengan nalar.
  • Apa istilahnya hubungan kalian itu? Pasangan tanpa jadian?
  • Yang jadian aja kadang susah pegang komitmen, apalagi yang mengambang kayak kamu.
  • Cinta itu kejam dan menyiksa.
  • Kau adalah masa lalu. Tidak pernah akan kembali.
  • Kenapa juga aku menjadikanmu pacar kalau aku ingin bersamanya?
  • Kita tidak tahu dengan siapa kita akan berjodoh. Kita lihat saja bagaimana nanti.
  • Cinta sejati itu abadi.
  • Kamu pikir aku akan kembali padamu?
  • Rasa bersalah dan rasa cinta itu berbeda.
  • Tiga tahun aku mencari jawaban atas apa yang sebenarnya kuinginkan, Mengharapmu kembali atau mencari penggantimu, merindukanmu atau melupakanmu, mengejarmu atau melepaskanmu.
  • Aku seperti berjalan dalam lingkaran, tidak menemukan ujung atau pangkal. Bukan hidup seperti itu yang ingin kujalani. Sia-sia.
  • Kalau kamu masih ragu padaku dan terus mengulur-ulur waktu, lebih baik kita nggak usah jalan bareng lagi.
  • Hah, coba lihat karena kita nggak pernah jadian, mau putus pun nggak bisa.
  • Kita ini butuh laki-laki sejati bukan algojo. Bukan tukang gantung maksudnya.
  • Aku sudah meyakinkan diriku sendiri kalau kau hanyalah intermezzo. Pelarian. Tak kusangka hatiku juga kau bawa lari.
  • Ya, aku masih peduli padanya, tapi tak lebih dari itu. Sudah ada orang lain di hatiku. Kamu.
  • Nggak seharusnya aku berada di antara kebahagiaanmu dan dia. Apa yang pernah kukatakan dan telah kulakukan padamu, anggap saja tidak pernah terjadi. Mulai hari ini aku akan mundur dari hidupmu.
  • Kau itu menyebalkan tau gak. Seenaknya saja mengusik ketenangan orang dengan huru-hara, terus sekarang pergi begitu saja tanpa pertanggung-jawaban.
  • Memangnya mudah melupakanmu? Bilang bagaimana caranya.
  • Tapi kau tahu, aku masih mencintaimu. Jadi akan kunantikan kau di sini.
  • Aku masih mencintaimu. Akankah kita bertemu?
»»  READMORE...

Lagu Galau Indonesia Untuk Pasangan Beda Agama

Tasbih erat dalam genggamanku. Rosario terselip di jemarimu. Seperti biasa... Al-Quran di tanganku, AlKitab di tanganmu. Merapal doa yang sama dengan bulir air mata.

Aku sedang gak ingin berpuitis ria disini. Karena temanya emang lagi gak cocok buat main-main :| Cinta beda agama. Beberapa remaja sekarang pasti ada yang pernah menjalani hal ini. Miris memang. Aku punya beberapa referensi lagu untuk kalian. Untuk kalian yang sedang menjalani cinta beda agama :)

1. Adrian Martadinata - Menunggumu
"Usai sudah harapanku yang ku tunggu dan ku tunggu bersamamu. Aku akan menunggumu. Sampai mati aku akan menunggumu. Meski nyawa terhapus waktu."
Aku tau lagu ini dari seseorang, hehe :') Gak perlu diceritakan dan gak perlu kepo. Lagu yang benar-benar pantas menduduki peringkat nomor 1 (menurut saya). Karena lagu ini mempunyai irama yang benar-benar menyentuh hati. Memang lirik lagu ini gak secara gamblang menjelaskan bahwa lagu ini untuk pasangan beda agama. Tapi kalo kalian mau tau, penciptanya, ketika sedang menulis lagu yang indah ini, dia terinspirasi dari pasangan yang beda agama. Ya, dia akan tetap menunggu, walaupun sebenarnya harapan yang di tunggunya udah selesai. Huuaaaaaa :')

2. Marcell - Peri Cintaku
"Aku untuk kamu, kamu untuk aku. Namun semua apa mungkin iman kita yang berbeda. Tuhan memang satu, kita yang tak sama. Haruskah aku lantas pergi meski cinta takkan bisa pergi."
Gak usah diceritain aku tau lagu ini dari mana. Lagu ini jelas-jelas langsung eksis begitu dia muncul di permukaan. Liriknya yang beneran nohok mengingat bahwa pasangan ini tak bisa bersatu ditambah suaranya Marcell yang emang bikin melting. Lagu ini sampai sekarang pun tetep menjadi idola dan menurut sebagian masyarakat lagu ini adalah lagu pertama yang akan dicari ketika mereka mencium bau-bau cinta beda agama.

3. Tia AFI - Adilkah Ini
 "Keyakinan yang memisahkan kita, buatku bertanya adilkah ini?"
Lagu ini mungkin hanya sebagian orang aja yang tau dan kebetulan aku menjadi bagian dari sebagian orang itu :p Rugi besar gak tau lagu ini. Memang dari segi ketenaran, lagu ini gak pernah tenar sepertinya. Tapi jangan salah, lagu yang gak pernah tenar, belum tentu lirik dan nadanya gak mellow dua lagu di atas. Coba ada dengerin. Cerita lagu ini sama sedihnya dengan dua lagu sebelumnya.

4. Tere feat Valent - Mengapa Ini yang Terjadi
"Karna tak seharusnya perbedaan menjadi jurang. Bukankah kita diciptakan untuk dapat saling melengkapi mengapa ini yang terjadi."
Hayo, ada yang tau lagu ini? Kayaknya semua orang pernah denger deh, cuma gak mencermati lagu ini aja. Liriknya sih nunjukkin kayak agak pemberontakan ya hihihi. Ya kayak gak terima dengan adanya perbedaan yang terjadi. Tapi liriknya tjakep banget! Ayo dengerin dan bershower.

5. Kahitna - Enggak Ngerti
"Mengapa harus keyakinan memisah cinta kita, meski cintamu aku."
Kahitna sih  jelas semua lagunya gak ada yang gak bagus. Kerennya kahitnya, semua situasi dalam percintaan pasti dijadiin lagu. Salah satunya, cinta beda agama. Termasuk lagu lama sih, tapi sama bagusnya kok.

6. Titi DJ - Kita Berbeda
 "Bilakah nanti perbedaan berakhir, semua hanya tanda tanya yang menghadang di depan kita."
Ini mungkin jadi salah satu lagu bunda Titi yang kurang begitu populer ya. Sayang banget padahal lagunya bagus. Apalagi buat yang pacaran beda agama :)

Btw, itu dia enam lagu galau untuk pasangan beda agama. Inget! Artikel ini khusus lagu galau :| Makanya aku gak masukin lagu-lagu lainnya. Tapi kalo mau tau lagu-lagu lainnya tentang pasangan beda agama, nih aku kasih judulnya :)

OST. Cinta Tapi Beda
1. The Finest Tree - Melebur Cinta
2. Hendra Abeth - Perbedaan

OST. Cin(T)a
1. Homogenic - Kekal
2. Homogenic - Seringan Awan

Nah itu beberapa referensi lagu indonesia buat kalian yang berhubungan tapi beda agama. Maaf kalo misalnya gak lengkap. Kalo misalnya ada tambahan, bisa kalian comment di bawah :)

Semua perbedaan itu indah. Biarkan semua mengalun indah. Semua manusia pasti berbeda. Namun satu atas nama... Cinta. Semangat untuk kalian :)
»»  READMORE...

TIPS Bagi yang Pacaran Jarak Jauh :)

"Distance doesn't matter if you really love the person, what matters most is your honesty and trust for that relationship to work out"

Banyak orang beranggapan bahwa Long Distance Relationship a.k.a LDR a.k.a hubungan jarak jauh adalah hal terburuk dalam logika penantian seseorang. Dimana suatu hubungan atas nama cinta dan kasih terpisah oleh ruang, jarak, dan waktu. Dimana pertemuan nyata tak bisa selalu dilakukan secara intens dan konstan, tapi apakah alasan pertemuan yang jarang dan terpisah oleh batas jarak adalah alasan utama dalam kandasnya hubungan jarak jauh? Berikut ini tips dari saya bagi yang (terpaksa) "menganut paham" long distance relationship.

1. Saling Percaya
Setiap hubungan, entah pacaran atau berteman, entah hubungan yang telah berjalan singkat atau pun lama tetap membutuhkan rasa saling percaya. Itulah yang memperkuat langgengnya suatu hubungan, karena melalui tindakan saling percaya itulah, pasanganmu akan lebih merasa dihargai sebagai seseorang yang pantas kamu cintai. Sikap saling percaya secara tidak langsung juga menunjukkan seberapa dalam kamu mengenal pasanganmu, kamu memercayai dia karena kamu mengenal dia dengan begitu dalam. Cinta bukan tentang saling menuduh apalagi saling menerka, cinta itu saling percaya karena kau mencintai dia makanya kau mempercayainya.

2. Saling Menjaga Hubungan dengan Teman-teman yang Ada di Jejaring Sosial
Pacaran jarak jauh biasanya mengandalkan beberapa jejaring sosial sebagai perendam rindu walau hal tersebut tak menjamin perasaan rindu akan segera hilang, tapi setidaknya jejaring sosial "membantu" melampiaskan rasa rindu itu, walau hanya memandang fotonya, walau hanya membaca tulisan-tulisannya. Jadi, apakah hubungannya antara menjaga hubungan baik dengan teman di jejaring sosial dengan kekasih yang berada jauh disana? Simple! Hubungannya adalah soal kecemburuan yang bisa saja ada karena salah menerka dan salah sangka. Misalnya, kamu sedang wall to wall atau mention-an dengan seorang lawan jenis yang tidak dikenal oleh kekasihmu dan saat kekasihmu online facebook atau twitter dia mencak-mencak dan mulutnya terus saja merancau karena membaca wall to wall atau mention kalian, lebih parah lagi kalau ada kata-kata mesra dan emot kiss bertebaran dalam tulisanmu dengan teman lawan jenismu itu. Jadi, tetep jaga caramu berkomunikasi dengan teman-teman dunia mayamu, ingat batasannya, bukan berarti tak sama sekali menggunakan jejaring sosial.

3. Saling Mengerti Kesibukan dan Kegiatan Masing-masing
Yap! Ini juga adalah hal yang sangat penting, karena ketika kamu mampu mengerti kesibukan dan kegiatan masing-masing, tidak ada lagi pertengkaran membabi buta dan cekcok yang sebenarnya tak perlu terjadi. Hal ini yang biasanya menjadi kendala, karena pesan singkat yang tak segera dibalas, karena telepon yang tak diangkat, menyebabkan kecurigaan yang tak beralasan, padahal si dia sedang sibuk dengan tugas-tugasnya, padahal si dia sedang sibuk membicarakan hal penting dengan orang tuanya. See? Kalau saling mengerti kesibukan dan kegiatan masing-masing, tentu tak ada yang dapat mampu mengganggu hubungan kalian. Jarak tetaplah jarak, "dia" tak mampu hancurkan perasaanmu.

4. Saling Berpikiran Positif dan Tidak Over Protective
Runtuhnya suatu hubungan jarak jauh bisa saja karena keteledoran dari pikiran orang-orang yang menjalaninya, dan salah satu penyebabnya adalah terlalu sering nefting (negative thinking) pada seseorang yang dicintai. Jangan terlalu menurut pada apa yang otakmu katakan, karena kau juga harus melibatkan hatimu saat menilai sesuatu hal baik atau buruknya, begitu juga dengan pasanganmu. Kau tak boleh terus-terusan menuduh dia ini itu karena kau terlalu dikendalikan oleh pikiranmu yang negatif, dengan perlakuanmu yang seperti itu, dia akan merasa bahwa kau tidak menghargainya sebagai kekasih. Begitu juga jangan terlalu over protective, karena walaupun dia kekasihmu, dia juga harus punya ruang untuk bersosialisasi, jangan batasi lingkungan pergaulannya dengan cara berlebihan. Percayalah pada dia, kekasihmu. Jika dia benar-benar mencintaimu, dia tidak akan mempermainkan rasa kepercayaanmu.

5. Saling...
Dari semua tips di atas, selalu diawali dengan kata SALING, mengapa? Karena kata SALING berarti dilakukan bebarengan, tidak jalan sendiri-sendiri, dan tidak kuat sendiri-sendiri. Suatu hubungan akan bertahan jika dua orang saling berkorban, bukan hanya satu orang saja yang berkorban. Jika hanya satu orang saja yang berkorban, maka hubungan itu akan timpang, melangkah hanya dengan "satu kaki".  Satu orang berkorban untuk suatu hubungan, maka orang lain juga harus ikut berkorban, itulah yang disebut kekuatan.

Gimana tipsnya? SESUATU banget kan? :O Oh ya, satu lagi nih dari gue, jangan terlalu takut kalau someday kekasih lo disosor orang lain, kalau kekasih lo sayang sama lo, dia enggak akan serong kanan dan serong kiri, tapi kalau dia berani serong kanan dan serong kiri, yaaaaah itu pertanda dari Tuhan bahwa dia bukan yang terbaik buat lo, berarti lo masih sangat punya banyak kesempatan untuk menemukan yang lebih baik. Tetap cintai kekasihmu, meski kalian terpisah jarak, ruang, dan waktu :')
»»  READMORE...

Untukmu, Aku Hanya Wanita Biasa



Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Kepadamu yang akan menjadi pendampingku kelak..Terima kasih karena telah memilihku di antara ribuan bidadari di luar sana yang siap untuk kamu pilih.. Padahal kamu begitu tahu, aku hanya wanita biasa, yang sangat jauh dari sempurna. Karenanya ku ingin kamu tahu, aku bukan wanita yang sempurna, aku begitu banyak kekurangan. Maka ketahuilah...

Aku tak sebijak Siti khadijah, karenanya ku ingin kamu tahu, aku akan saja berbuat salah dan begitu menyedihkan. Maka ku mohon padamu, bijaklah dalam menghadapiku, jangan marah padaku, nasihati aku dengan hikmah, kerana bagiku kamulah pemimpinku, tak akan berani ku membangkang padamu.

Ingatlah, tak selamanya aku akan cantik di matamu, ada kalanya aku akan begitu kusam dan hodoh. Mungkin karena aku begitu sibuk di dapur, menyiapkan makan untuk kamu dan anak-anak kita nanti –Insya’Allah-. Maka aku akan tampak kotor dan berbau asap. Atau karena seharian ku harus meguruskan istana kecil kita, agar kamu dan anak kita dapat tinggal dengan nyaman dan damai. Maka mungkin aku tak sempat berdandan untuk menyambutmu sepulang bekerja..

Ataukah kamu akan menemukanku tersengguk-sengguk saat mendengar keluhan dan ceritamu, bukan kerana aku tak suka menjadi tempatmu menumpahkan segala rasamu, tapi karena semalam saat kau tertidur dengan nyenyak, aku tak sedetikpun tertidur karena harus menjaga anak kecil kita yang sedang sakit, dan ku tau kamu letih mencari rezeki untuk kami maka tak ingin ku mengusik sedikit pun lelapmu.. Jadi jika esok pagi kau mendapatiku begitu letih dan ada lingkaran hitam di mataku, maka tetaplah tersenyum padaku, karena kau adalah kekuatanku.

Ketahuilah, aku tak sesabar Fatimah, ada kalanya kau akan menemukanku begitu marah, menangis , bukan karena ku membangkang padamu, tapi aku hanya wanita biasa, aku juga perlu tempat untuk menumpahkan beban di hatiku, tempat untuk melepaskan penatku, dan mungkin saat itu aku tak menemukanmu, atau kau begitu sibuk dengan pekerjaanmu, maka bersabarlah, yang ku perlukan hanya pelukan dan belaianmu.. Kerana bagiku kau adalah titisan embun yang mampu memadamkan segala resahku.

Ataukah ada kalanya tanganku akan mencubit dan memukul penuh kasih sayang si kecil karena lelah dan penatku di tambah rengekannya yang tak habis-habisnya. Sungguh bukan karena ku ingin menyakitinya, tapi kadang aku kehabisan cara untuk menenangkan hatinya. Maka jangan memarahiku karena telah menyakiti buah hati kita, tapi cukup kau usap kepalaku, dan bisikkan kata sayang di telingaku, karena dengan itu ku tau kamu selalu menghargai semua yang ku lakukan untuk kalian, dan kamu akan menemukanku menangis menyesali perlakuanku pada anak kita, dan aku akan merasakan ribuan kali rasa sakit dari cubitan yang ku berikan padanya, dan aku akan berjanji tak akan mengulanginya lagi.

Ketahuilah, aku tak secerdas Aisyah.. Maka jangan pernah bosan mengajariku, membimbingku ke arah-Nya, walau kadang aku begitu bebal dan bodoh, tapi jangan pernah letih mengajariku. Jangan segan membangunkanku di sepertiga malam untuk bersamamu bermunajat pada Kekasih yang Maha Kasih.. Jangan letih mengingatkanku untuk terus bersamamu mendulang pahala dalam amalan-amalan sunnah. Bimbing tanganku ke JannahNya, agar kamu dan aku tetap bersatu di dalamnya.

Seiring berjalannya waktu, kamu akan menemukan rambutku yang dulu hitam legam dan indah, akan menipis dan memutih. Kulitku yang bersih akan mulai kereput. Tanganku yang halus akan menjadi kasar. Dan kau tak akan menemukanku sebagai wanita cantik, yang kau khitbah puluhan tahun yang lalu. Bukan wanita muda yang selalu menyenangkan matamu.. Maka jangan pernah berpaling dariku. Karena satu yang tak pernah berubah, bahkan sejak dulu akan terus bertambah dan kian bertambah, yaitu rasa cintaku padamu.

Ketahuilah, tiap harinya, tiap jam, menit dan detiknya, telah aku lewati dengan selalu jatuh cinta padamu. Maka, cintailah aku, dengan apa adanya aku. Jangan berharap aku menjadi wanita sempurna. Maafkan aku karena aku bukan putri... Aku hanya wanita biasa..

»»  READMORE...

Detcon 2k12 di Hati MAGMA

Pekerjaan kami bisa dibilang berat. Dengan hanya waktu 3 minggu kami harus menyelesaikan 2 mading sekaligus. Bahkan mading 2D pun sempet terbengkalai. Dari waktu 3 minggu yang kurang lebih sekitar 21 hari itu, 19 hari kami pakai untuk membuat mading 3D dan 2 hari kami pakai untuk membuat mading 2D dan 3D. Jadi di 2 hari terakhir kami betul-betul lembur. Apalagi dengan tema 2D yang berubah menjadi persepak bolaan Indonesia. Itu betul-betul menguras tenaga mulai dari pembuatan bidang lagi ditambah artikel. Sampe direlain pulang jam 11 malem dan semuanya jadi stress termasuk si Nopek yang biasanya cuek menjadi ikutan stress saat dua hari terakhir itu hahahaha. Baru kali ini gue liat Nopek stress, aneh juga -_____-“ Kayak orang gila semua hahaha.

Kerja lembur yang ditambah gak makan dari siang hingga malam, trus ditambah badan capek, pikiran bercabang, jari yang direlain meleleh kena lem tembak yang bener-bener panas, tangan yang mati rasa gara-gara harus nyampur adonan serbuk kayu pake lem kayu, yang jari keiris lah, dan masih banyak pengorbanan-pengorbanan yang bener-bener gak keitung.

Dan akhirnya 6 November kedua mading itu kami berangkatkan ke Surabaya. Dengan nyewa truk yang gak lumayan gede (maklumlah nawarnya sampe anjlok ke bawah sumur) tapi cukuplah untuk dua mading itu, kami berangkat dengan doa dan rasa super duper ngantuk dan capek yang amit-amit. Tapi terpaksa kami gak boleh capek dulu. Perjalanan justru baru dimulai.

Berhubung gak ada yang spesial di saat perjalanan, jadi kita langsung aja ya...
Semuanya berhenti di loading dock PTC. Antri truk lah, secara hari ini pengumpulan terakhir. Dan ketika pintu truk terbuka, sumpah gak ada yang berani liat mading itu. Si nopek sih udah sok sok an. Dia udah mau pamer mading 2D kami yang bisa muter itu. Kemudiaaaan.... Guess what! Apa ekspresi kami ketika melihat semuanya. Wajah udah kayak traffic light kali, abang kuning ijo gitu. Pohon harapan kami patah. Baru itu sih yang kelihatan. Secara, tu pohon nongol mulu kagak punya malu. Kita-kita malah yang malu. Peserta sekolah lain udah ketawa-ketawa liat pohon kita yang patah. Aku sih dalam hati cuma bisa bilang SABAR DI SABAR. Dan ketika truk terbuka semuanya tralala.... Mading 2D kami tidak terselamatkan -______-

Semua judul yang tertempel di ujung bola hilang semua dan beberapa ornamen dalam 3D juga mengalami patah kaki, patah tulang, mungkin ada juga yang gegar otak. Nopek udah histeris sendiri -__- Aku cuma diem, tahan nafas, mikir tapi gak tau apa yang dipikir, campur aduk deh. Melihat sekolah lain yang bawa rombongan kayak mau demo kenaikan BBM sedangkan kami cuma berempat (aku, Kris, Alif, Nopek) dan harus mengangkat mading serta perlengkapan operasi tetek bengek yang tiba-tiba semuanya terasa menyesal kenapa tadi aku bawa tapi memang semuanya itu harus dibawa (menurut Ocik yang semalem udah kerempongan natain barang-barang itu -_-). Tapi yang kami lakukan tetep hanya bisa SABAAAARRR.........

Kami masuk ke dalam lift barang dan naik ke lantai 1 dan begitu pintu lift terbuka mendadak kami berempat seperti terserang wabah penyakit menular yang hanya bisa membuat kami menelan ludah dan berjalan dengan ekspresi masa bodoh dengan mading-mading lain. Dan ketika kami mendapatkan ruang kosong yang super duper tidak akan didapatkan oleh peserta lain (di samping toilet dan tempat sampah) kami mulai melakukan aksi operasi bedah masal. Kami berempat sibuk. Sungguh amat sangat sibuk. Aku sibuk dengan apa yang ku kerjaan sampai gak tau mereka tiga ngerjain apa. Sekarang coba bayangkan. Sekolah lain satu mading dengan rombongan 15 anak ditambah pembina dan mereka sedang duduk-duduk santai tanpa mengerjakan apapun, sedangkan kami DUA MADING dengan EMPAT anak dan TANPA pembina ditambah kami harus melakukan perbaikan berat terhadap kedua mading kami yang udah kucel kayak gembel. Ironi.

Ada kali sekitar 2 jam kami melakukan perbaikan sehingga akhirnya kami selesai dan mulai langsung mendaftar. Dan................. hahahahaha gue udah mulai ketawa stress. Surat rekomendasi yang kami bawa kurang satu. Kami pikir dua mading dengan satu surat rekom udah cukup. Toh di surat rekom itu udah ada tulisannya mading 2D dan 3D dan kedua judul mading itu sudah tertera. Tapi panitia tetep gak mau. Harus ada surat rekom lagi dan paling lambat dikumpulkan besok maksimal jam dua. Udah serasa pengen gali liang kubur deh gue. Aku udah coba minta konsekuensi. Secara kami luar kota. Tapi panitia tetap menolak. Dan kami berempat pulang dengan pikiran yang tetap tidak bisa lega.

Mading memang udah selamat di Surabaya tapi gimana caranya ngedapetin satu lagi surat rekom untuk 2D (soalnya yang tadi diikutin yang 3D) dalam waktu yang amat singkat. Akhirnya malem itu juga, di jalan kami sms Bu Rining meminta bantuan lebih tepatnya menodong dan memaksa untuk dibantu. Habis itu mikir siapa yang bakal ke Surabaya besok buat nganter itu. Ketika semuanya mengalami jalan buntu, mereka berusaha menghibur diri dengan mengeluarkan lelucon tapi aku hanya diam. Sumpah waktu itu aku stress udah berpangkat-pangkat. Aku udah dikatain mayat hidup sama mereka.
Mading 2D nya MAGMA (Mading SMAN 3 Madiun)

Mading 3D nya MAGMA (Mading SMAN 3 Madiun)



Sekitar jam 10 aku memberi komando kepada anak asrama (anak kelas 1) buat siap-siap kalo besok mendadak aku ajak buat dispen dan Alhamdulillah mereka merespon dengan baik :) Dan kami sudah CUKUP lega.

Esok harinya, pagi jam 6 aku dateng ke sekolah dengan tas selempang warna pink yang keliatan banget kalo aku gak niat sekolah. Secara, itu hari Rabu dan tasku kosong gak ada apa-apanya. Tapi bodo amat. Aku cari Bu Rining ke kantor belum ada. Aku ke kelas nunggu sampe lumutan, sampe jadi rempeyek dan ngecek lagi tapi belum ada. Akhirnya aku pasrah. Menanti saat bel dan Bu Rining ada di lobi depan. Aku langsung lari langsung ngemis-ngemis minta secepatnya dan sungguh aku baru ingat kalo hari itu PAK CIP (yang buat surat rekom) SEDANG TIDAK ADA DITEMPAT. AAAAAAAAAAAAAAA

Bu Rining juga ikut panik tapi langsung membawaku ke Pak Topo. Wajah Pak Topo juga ikut menegang dan segera menyalakan komputernya. Aku pun segera menuliskan apa-apa yang dibutuhkan untuk data surat rekom dan aku menunggu. Di dalam proses menghayalku aku beberapa kali ditenangkan oleh orang-orang TU dan beberapa lagi sedang bergosip masalah Bu Aida yang datang terlambat karena harus ke dokter gigi. Oh My Gosh... Aku cuma bisa mengetuk-etukan jari.

Aku : Pak, Bu Aida kira-kira dateng jam berapa ya Pak?
Pak Topo : Gak tau. Ditunggu aja.

Aku mendengus. Nunggu sih nunggu pak. Durasi nih durasi. Tapi ternyata Pak Topo penyelemat untuk hari ini. Aku kira aku bakal nunggu Bu Aida sampe lumutan disini. Ternyata Pak Topo berakal cerdik sehingga aku pun bisa langsung lari keluar dari TU, pamit pada Bu Rining, pamit pada Mbak Nixie dan Mbak Pipit (yang kebetulan ketemu) dan langsung kabur ke asrama. Aku jemput anak-anak asrama dan kami langsung terbang ke Surabaya. Oh Tuhaaaaaaaaan, semoga gak ada yang kurang lagi.

Bagian selanjutnya gak perlu diceritain ya... Karena ceritanya semua perlengkapan terpenuhi dan kami pulang dengan perasaan BENAR-BENAR LEGA. Dan maafkan aku kalo habis ini langsung aku loncati sampe ke final. Karena yang bagian ini yang asyik.

18 November 2012
Final Deteksi Con 2k12

Semuanya udah disuruh duduk di depan panggung. Kami yang lagi-lagi cuma berempat (aku, bella, ulid, nopek) duduk di barisan depan dikepung dengan kanan, kiri dan belakang yang semuanya adalah anak Petra. Berasa kayak setitik radar diantara jutaan bintang .____. Apalagi ketika Petra dengan bersemangat menyerukan nama sekolah mereka. Yang kanan Petra 5, yang kiri Petra 2 sama Petra 1, yang belakang bodo amat apaan. Dan kami bertiga (aku, bella, ulid) serasa ciut dan cuma nyengir sementara nopek malah teriak "ALLAHU AKBAR" dengan mengacungkan tangannya yang terkepal ke atas. Aksi itu cukup membuatku serasa ingin menggantungnya di langit-langit SSCC malam ini.
Satu persatu pemenang dibacakan. Tak mendengar sekalipun SMAN 3 Madiun disebut aku cuma bisa pasrah. Fiuh.

Tapi ternyata Tuhan masih baik. Kami tidak dibiarkanNya pulang dengan tangan kosong malam ini. Kami dihadiahi perunggu untuk pengorbanan kami selama 3 minggu pengerjaan, bolak balik Surabaya, dan 1 minggu lomba. Perasaan yang tadi suram, pikiran yang selama ini stress, semuanya terbayar total oleh sebuah perunggu itu.

Perunggu kami :) maaf kebalik hahahaha :D
Jadi inget pesennya Krisanti yang digantung di pohon harapan :')

Bukan cuma buat Krisanti. Tapi buat semuanya, buat sekolah, buat temen-temen, buat orang tua, dan semua pihak yang udah membantu kami, maaf kami belum bisa bawa emas Detcon buat kalian. Seenggaknya, kami udah bawa perunggu itu buat kalian.
Kami bener-bener terima kasih untuk pihak sekolah yang udah memberi ijin buat kami, yang udah susah payah bantuin kami, dan yang udah ngedukung kami.
Buat temen-temen MAGMA yang udah kerja keras sebulan ini. Aku bangga sama kalian :* Akhirnya kalian bisa jalan-jalan di event Detcon juga ya :) Akhirnya kalian punya cerita juga tentang Detcon yang bisa kalian bagi :) 
Makasih buat anak OSIS yang udah minjemin blazer nya sama kita anak MAGMA :p makasih buat dukungan kalian, makasih banget.
Makasih buat orang tua kami, yang udah capek-capek nganterin kami pulang pergi Surabaya Madiun. Yang udah ngerilain anaknya bolos sekolah bolos les dan ngeluarin uang saku yang cukup tebel buat kami. Buat dukungannya.
Juga buat alumni yang udah rela-relain dateng dan dukung kami. Terima kasih banyak.
Buat semua oknum-oknum yang terlibat yang belum saya sebut, terima kasih banyak.

Untuk taun ini, Perunggu dulu ya :) Insyaallah taun depan kami bawa pulang EMAS, AMIN :)
»»  READMORE...

Detcon 2k12 buat MAGMA


Semua berawal ketika kami anak-anak IPA 5 lagi jam kosong dan akhirnya muter film. Seketika itu ada Charlie and The Chocolate Factory. Dan si Ocik tiba-tiba nyeletuk

Ocik    : Di, ikut Detcon yuk Di…

Dan aku hanya bisa melongo. Setelah kejadian itu, malamnya aku langsung browsing ke website deteksi dan melihat batas akhir pendaftaran. Disitu tertera batas akhir pendaftaran pada tanggal... (lupa deh gue pokoknya pertengahan September). Sedangkan sekarang udah akhir September. Heeem, dan seketika itu aku langsung pasrah.

Besoknya aku bilang ke ocik kalo pendaftarannya udah tutup. Wajahnya sedikit kecewa dan sungguh aku gak tega liatnya. Akhirnya waktu istirahat aku langsung telfon Detcon dan menanyakan soal pendaftarannya itu. Ternyata yang di website itu pendaftaran untuk lomba modeling, band, dkk. Sedangkan buat mading pendaftarannya masih 19 Oktober. YES! Aku langsung nyampein itu ke Ocik dan dia agak seneng. Kok agak seneng? Ya iyalah, secara belum tentu kami diijinin berangkat ke Surabaya. Mengingat taun kemarin seperti itu. Tapi si Ocik udah mulai ngerancang tema apa yang bakal dia pilih. Secara detcon taun ini temanya bebas. Dan dia ternyata belum bisa move on dari tema movie magic (tema taun lalu) dan jadilah gambarannya dia yang berbentuk kastil.

Nah, sekarang tugasku adalah mencari cara bagaimana agar bisa diijinin ikut event segede ini. Aku bilang ini pertama ke Mbak Nixie (ketua taun lalu). Dia agak gak percaya kalo Magma (Majalah Dinding Smaga) taun ini mau ikut detcon -_- Secara dulu aku pernah bilang kalo aku gak berani ambil event ini. Takut sih, takutnya kalo sekolah ngomel-ngomel lagi, ntar nama Magma semakin anjlok di mata sekolah cuma gara-gara ngeyel pengen ikut Detcon, kan berabe -_- Dan setelah Mbak Nixie juga merestui sekarang saatnya bicara pada pembina.

Ngomong-ngomong soal pembina, setelah Pak Nada pindah dari smaga, Magma serasa menjadi butiran debu -_- Gak akan ada lagi yang ngomel-ngomel soal skala dan bentuk bangunan hahaha :D Ya sudahlah :) Karena Pak Nada udah hengkang dari smaga, jadi kupikir pembina Magma pindah ke tangan Bu Nuri. Hari Rabu aku langsung janjian sama Bu Nuri dan hari Jumat siang aku dan Mbak Nixie menemuinya di ruang seni rupa. Saat itu aku menjelaskan maksud kedatanganku yang untuk berkonsultasi sekaligus mencari restu untuk ikut Detcon ini. Dan betapa shock nya aku ketika tau bahwa sebenernya bukan Bu Nuri yang akan memegang Magma untuk taun ini. Tapi Bu Ariyani. Okelah, siapapun pembinanya bodo amat yang penting sekarang adalah gimana caranya agar proposal itu bisa nembus sampe ke akar-akarnya.

Disitu Bu Nuri merestui kami yang ingin ikut Detcon dengan beberapa catatan yang harus kami penuhi. Seperti konsep yang harus matang dan semuanya juga harus beres. Dan dari situlah aku tau penyebabnya kenapa taun kemaren proposal Detcon ngadat di Wakasek dan kemudian masuk tempat sampah. Ironi sekali.

Selesai dari Bu Nuri, berarti tinggal konsultasi dengan wakasek. Yang bagian ini nih, aku harus pinter ngomong nih -_- Tapi…. Jreng… ketika aku keluar dari ruang seni rupa, Bu Rining pun keluar dari ruang karawitan yang letaknya di depan ruang seni rupa. Jadilah aku bertemu dengan Bu Rining saat itu juga -_- Aku langsung aja konsultasi disitu. Setelah aku menjelaskan panjang lebar dan melihat ekspresi beliau yang dahinya udah ngeluarin kerutan sebanyak 1 lusin, aku mulai pesimis untuk ijin ini. Tapi ternyata Bu Rining menjawabnya dengan santai.

Bu Rining      : Detcon yang Jawa Pos itu ya? Gini nak, sebenernya gapapa. Bu Rining mendukung apalagi itu event yang besar. Tapi dananya yang taun kemaren apa masih ada?
Mbak Nixie   : Masih ada Bu. Taun kemaren yang buat LITL belum diambil.
Bu Rining      : Itu jumlahnya berapa?
Mbak Nixie   : Ada satu jutaan bu
Bu Rining      : Ya nanti coba ibu rapatkan dulu ya sama wakasek lainnya. Yang penting kalo ikut itu segalanya harus bener-bener matang. Soalnya udah jauh-jauh kesana.

Ya. Selalu itu komentar yang kami dapatkan hari ini. Dan hasil untuk hari ini? Masih gantung sekali. Oke, jadi tinggal mikir gimana caranya buat ngomong sama Bu Aida.

Setelah kejadian itu, setiap harinya aku selalu ke ruang wakasek untuk menanyakan bagaimana nasib ijin untuk Detcon ini dan hasilnya masih tetep sama. Gantung *pukpuk ya Di.

Gak ada angin gak ada ujan, Jumat berikutnya ketika pulang sekolah aku ketemu sama Bu Aida di lobi depan. Suasana sekolah udah sepi, soalnya udah jam 2 siang. Bu Aida mau jalan ke pos satpam, jadi aku temani beliau jalan ke pos satpam. Aku berniat buat ngomong saat itu. Pertama-tama, aku buat suasana saat itu menjadi sesantai mungkin, sehingga Bu Aida bisa rileks. Dan setelah suasana bersahabat pelan-pelan aku mulai membicarakan soal Detcon. Surprise. Bu Aida menghela nafas dan berkomentar yang jujur membuat aku gak bisa ngomong lagi tapi omongannya Bu Aida itu ada benernya juga. Tentang tanggung jawab sekolah kepada orang tua yang gak mungkin ngebiarin muridnya ngilang 10 hari di kota orang. Tapi sebenernya Bu Aida merestui. Begitu yang aku tangkap dari kalimat yang beliau keluarkan tadi. Intinya disini, aku harus memenuhi beberapa syarat yang secara tersirat tadi dijelaskan oleh Bu Aida.

Setiap harinya aku selalu ke Wakasek buat nanyain itu semua. Dan yang dipermasalahkan sekarang ini adalah dana.

Bu Rining      : Detcon ini di proker taun kemaren ada kan?
Aku                 : Ada Bu
Bu Rining      : Dananya berapa yang dari sekolah?
Aku                 : Satu juta lima ratus, Bu

Rencanaku, untuk Detcon kali ini (kalau diijinin) aku mau ambil dana LITL yang kemaren gak dipake. Satu juta loh, sayang banget kalo gak diambil. Tapi Bu Rining bilang kalo dana taun lalu gak bisa diambil lagi, soalnya dana taun lalu yang sisa langsung dimasukkan ke taun yang sekarang. Jujur, aku agak bertanya-tanya buat yang satu ini. Jadi, aku gak bisa ngajuin pengalihan dana LITL dan kalo Detcon ini berangkat, aku harus ambil dana dari taun ini.

Well seiring berjalannya waktu, ternyata juga ada lomba mading dari Universitas Ciputra. 2D On the spot se jatim. Kalo kata Bu Kun (pembina Kabid VI) sayang banget kalo itu gak ikut. Aku juga mikir gitu. Lagian kalo misalnya Detcon ini gak diijinin, seenggaknya masih ada cadangan. Tapi lagi-lagi aku harus ngomong sama Wakasek.

Aku ke wakasek lagi. Bu Rining sampe bosen kali ya gue apelin terus tiap hari hahaha. Aku nyeritain kalo ada dua lomba dan jawaban Bu Rining adalah…
Bu Rining      : Udahlah dek. Satu aja. Kan kalo diliat, lebih bergengsi Detcon. Ya Detcon aja. Yang Ciputra gak usah.
Aku                 : *tetep ngeyel* Kalo misalnya Detconnya gak disetujuin gimana Bu? Kan menurut kami, yang Ciputra ini bisa buat jaga-jaga Bu kalo Detcon gak disetujuin.
Bu Rining      : Makanya kamu harus buat blablabla (aku bosen denger ini lagian aku juga udah lupa Bu Rining ngomong apa). Ya atau gak mending fokus aja ke Madiun.

Dan kata-kata itu nusuk banget. FOKUS AJA DI MADIUN. Dengan kata lain ini gantung lagi. Lalu, aku harus ngomong apa ke anggota yang lain? Aku bilang ke mereka kalo yang Ciputra ngadat di wakasek sedangkan detcon gantung. Wajah mereka udah sebel semua. Mereka bilang mereka udah bosen di PHP in sama sekolah. Sama aku juga -_-

Aku curhat ke Bu Kun. Ceilah -_- Dan jawaban Bu Kun simpel sekali
Bu Kun : Ya udah ambil hikmahnya aja ya

AAAAAAAAAAAAAAAAAA........
Dan pada saat itu curhat ke Bu Kun merupakan sesuatu hal yang sangat ironi dalam pikiranku.

Esoknya aku langsung nyari OSIS dan berkonsultasi sekaligus ngajuin Proposal. Pertanyaan mereka sama. Berapa dana yang bakal diminta trus kenapa gak ngambil dana taun lalu. Aku udah jelasin kalo sama Bu Rining gak boleh tapi mereka tetep ngeyel suruh aku tanya lagi ke TU atau kalo perlu tanya lagi ke wakasek. Huft! Jujur saat itu aku menahan rasa MALAS DAN MUAK. Sementara disitu si Nopek (anggota Magma, nama aslinya Fikri) udah mohon-mohon ke Windu (Ketua OSIS) buat nanda tangani proposal Detcon. Tapi tetap saja, hasilnya GANTUNG.

WTH, ketika aku di rumah dan mengamati Proker taun lalu, ternyata gak ada Detcon disana. Aku tanya ke Mbak Nixie ternyata benar. Taun lalu Detcon gak masuk di proker. Dan aku langsung teriak AAAAAAAAAAAAAAAA. Aku baru ingat. Dua tahun yang lalu ketika ikut Detcon, di bagian target pada proposal ada syarat yang ditulis ‘jika target tersebut tidak dapat dipenuhi, maka event ini tidak akan kami cantumkan di program kerja selanjutnya’. Dan dua tahun yang lalu target belum terpenuhi jadi di taun selanjutnya proposal Detcon ditolak dan gak ada kegiatan Detcon di program kerja taun 2011. Kalo taun ini aku ngajuin Detcon, itu sama aja aku menambahkan kegiatan baru dan itu akan membuat semuanya menjadi sedikit rumit -_- Masalahnya dana yang akan aku ambil cukup besar. Satu juta lima ratus! Bayangkan! Belum ada LDK dari OSIS dan gara-gara ini, jujur jalan kami sedikit terhambat lagi.

Aku coba konsultasi ke Mas Bayu (Ketua Magma 2 taun yang lalu). Aku ceritain masalahnya dan Mas Bayu cuma komentar :
Mas Bayu : Waduh, ya susah kalo gitu

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA..............................
Berasa ingin menenggelamkan diri di dalam bak mandi .____.

Esoknya aku konsultasi lagi ke Bu Rining mengenai hal itu. Bu Rining pun juga bingung bagaimana solusi dengan masalah ini. Dan pada akhirnya aku menemui Mas Rohaji (Ketua OSIS taun lalu) untuk ngomongin masalah ini. Mas Rohaji bilang gak papa kalo aku masukin Detcon lagi, asal dananya tetep sama kayak dua taun lalu. Soalnya, ini belum LDK, jadi kami gak bisa ngerancang untuk menaikkan dana Detcon. Ya, seenggaknya begitu kata Mas Rohaji.

Secepat mungkin aku ngajuin proposal. Ke OSIS lagi dan aku menjelaskan sampe berbusa bahwa tetap dana LITL gak bisa diambil jadi aku harus merelakan dana Magma taun ini lenyap sebanyak satu juta lima ratus. Dan akhirnya mereka merestui dan memberikan semangat. Selanjutnya aku langsung ke Pembina Ekskul. Ah, kalo ini sih gampang. Bu Ariyani selalu mendukung kami sehingga beliau hanya meneliti proposal dan memberi ttd nya serta mendukung kami.

Selanjutnya tinggal ke Bu Rining. Bu Rining udah tersenyum dan meneliti proposal, mengecek anggaran dana dan bertanya ini buat apa itu buat apa. Dan Alhamdulillah aku menjawab dengan lancar sehingga dengan didahului bacaan basmallah, Bu Rining pun menanda tangani proposal itu. Sekarang tinggal Kepsek.

Aku sengaja ngajuin proposal itu agak siang hari, sehingga aku gak menemui Bu Aida dan nitipin proposal ke TU. SENGAJA, ingat itu. Dan sore itu juga kami (MAGMA) langsung kumpul untuk membicarakan tentang tema. Ocik tetap pada temanya yang movie magic sementara aku lebih ke kebudayaan. Tema dari Ocik tertuju pada Disney. Sedangkan aku tertuju pada kebudayaan Jawa Timur. Bangunan Ocik tertuju kastil yang dibelakangnya ada awan-awan terus di depannya ada lembah dan taman-taman sekaligus sungai. Sedangkan aku tertuju pada rumah Joglo yang dibelakangnya ada background dua candi yang di depannya ada taman dan juga sungai. Tapi karena konsep yang aku berikan itu kerumitannya sangat tinggi sedangkan waktu kami gak 3 minggu lagi, jadi akhirnya temanya ocik terpilih dari voting. Lalu kami langsung menetukan semuanya mulai dari skala blablabla.

Keeseokan harinya (hari Kamis) aku lagi makan di kantin. Kantin sepi soalnya itu lagi jam pelajaran dan kelasku lagi gak ada pelajaran. Tiba-tiba dari tangga deket kantin, si Ijun (Izzan) teriak dan nyuruh aku cepetan bergegas ke atas. Akhirnya makananku aku tinggal dan aku bergegas ke atas.

Aku     : Apa?
Izzan  : Di cari Bu Rining mbek Bu Ariani
Aku     : Matih

Aku menemukan Bu Rining dan Bu Ariani yang sedang mendiskusikan sesuatu di depan kelas IPA 4. Dan begitu aku datang aku langsung diserbu oleh kalimat-kalimat dari Bu Rining yang aku sendiri malas mendengarkan jadi aku lupa Bu Rining bilang apa. Intinya, Bu Rining diprotes Bu Aida soal proposal Detcon yang aku ajuin. Bu Aida minta harus ada surat pernyataan dan ttd orang tua di atas materai. Dan yang kedua, pembina gak bisa nemenin di Surabaya. Itu juga yang dipermasalahin Bu Aida. Untungnya, pembinaku yang guru Bahasa Indonesia berakal cerdik untuk membuat surat pernyataan kalo orang tua menyetujui dan mengetahui bahwa pembina tidak bisa mendampingi selama di Surabaya. Dan seketika itu juga vertigo ku kumat -____-“ Heeeeeeem -______-“ Oke proposal ngadat di kepsek.

Begitu pertemuan selesai seketika itu juga aku langsung lari ke lab komputer dan langsung mengetik surat pernyataan dan langsung aku cetak sebanyak yang aku butuhkan. Dan saat itu juga aku langsung menyebar surat pernyataan itu ke anggota Magma yang akan ikut berangkat ke Surabaya dengan syarat besok Jumat harus dikumpulin.

Pada akhirnya semua syarat itu dapat terkumpul pada hari Senin -___-“ Aku ambil proposal yang ditolak oleh Bu Aida di TU dan langsung ngelengkapin semua persyaratan yang diminta oleh Bu Aida. Surat pernyataan itu berisi bahwa orang tua menyetujui bahwa anak mereka ikut lomba detcon selama 10 hari di Surabaya dan memaklumi kalo pembina gak bisa mendampingi. Alhamdulillah, hari Senin itu juga proposalku maju lagi ke Kepsek.

Jujur saat itu aku udah down. Aku capek dan aku udah pasrah. Mau proposal itu diterima atau nggak aku udah pasrah. Sementara proposal itu masih dalam protes, anggota Magma pun mulai ngerjain mading. Aku takut kalo kejadiannya kayak taun kemaren. Udah capek-capek buat ternyata proposal gak disetujuin dan gak jadi berangkat. Takut ngecewain semuanya.

Hari Selasa, aku dan Ijun dengan langkah gontai ke TU buat ngecek nasib proposal itu.

Aku     : Jun, kalo misalnya tu proposal belum di ttd juga, hari ini kita break kerja sampe ada kabar dari nasib tu proposal.
Ijun    : Jadi anak-anak diliburin?
Aku     : Iya kalo proposal kita masih gantung.

Dan Ijun setuju. Kami masuk ruang TU dan ada Bu Aida disana. Aku langsung tanya soal proposal Detcon dan Bu Aida langsung ngomong panjang kali lebar kali tinggi dan jujur gak aku dengerin. Aku udah pusing. Kalo gak salah Bu Aida bilang kalo surat pernyataannya harus dilengkapin ijin untuk meminta iuran. Hah? :| Bu Aida mengecek semua berkas-berkas yang ada di mejanya dan tidak menemukan proposal kami. Loh? Proposal ku dimana? -_________-

Bu Aida : Oalah iya dek, proposal mu di rining. Coba tanya Bu Rining ya

Setelah mengucapkan terima kasih dengan sedikit berputar-putar kami ke ruangan Bu Rining dan menanyakan tentang proposal itu. Bu Rining jelasin apapun aku gak dengerin. Dan mataku langsung melotot ketika ngelihat lembar pengesahan yang dibuka Bu Rining secara gak sengaja. Disitu Bu Aida udah tanda tangan. Aku sama Ijun langsung nyengir. Aku langsung jelasin ke Bu Rining tentang surat pernyataan buat iuran yang dikasih tau Bu Aida. Bu Rining bilang udah cukup persyaratannya dan gak perlu pake surat pernyataan buat urunan dana lagi. Dan proposal pun lolos. Keluar dari ruangan Bu Rining aku sama Ijun langsung ketawa-ketawa dan lariiiiiiiii :D

Ijun    : Berarti hari ini gak jadi libur?
Aku     : Enggak doooong, kan udah bereeees.

Dan kami mulai bekerja :)
»»  READMORE...

What I've done

Sering aku mendapatkan pertanyaan seperti 'Sebenernya PAPI itu apa sih? Trus kerjanya apa? Kok kayaknya gak ada kegiatan gitu? Cuma eksis di closing habis itu udah gak ada baunya lagi'
Menyinggung? Oh enggak kok :) Wajar kalo orang-orang gak tau tentang hal itu semua. Disini, aku cuma kepengen ngejelasin aja tentang pendapat itu semua yang pastinya dipikirin sama seluruh anak smaga. Well, disini bukannya aku membela PAPI, aku disini akan bercerita secara objektif dan apa adanya menurut pengalamanku sendiri.

PAPI (Putra-Putri) Smaga merupakan suatu organisasi yang menampilkan bakat siswa dalam bidang seni, penguasaan budaya serta dalam kepariwisataan. Ajang ini menampilkan karakteristik brain, beauty, and behavior,  yang pasti mewakili sekolah untuk ajang duta wisata di daerah masing-masing dan sebenarnya masih banyak manfaat yang bisa kita dapatkan di organisasi yang satu ini.

Program kerja PAPI smaga 2011-2012 :
1. Mother's day
Diperingati pada setiap 22 Desember dengan memberikan penghargaan untuk para kaum ibu khususnya di SMAN 3 Madiun sendiri adalah para ibu guru. Dalam kegiatan yang satu, kami juga mengajak seluruh siswa-siswi SMAN 3 Madiun untuk lebih menghargai jasa-jasa kaum para ibu guru.

2. Kantin sehat
Gak ada yang sadar kan kalo anak PAPI sebenarnya buka kantin sehat? Kantin sehat PAPI ada di koperasi sekolah. Memang bukan kami yang membuat semua makanan-makanan disana tapi kami bekerja sama dengan beliau-beliau untuk mensukseskan program yang satu ini. Memang harga sedikit mahal daripada di kantin sekolah, tapi makanan yang kami jual dijamin benar-benar higenis dan sehat.

3. Evergreen
Pernah merasa melakukan penghijauan di sekolah? Event ini juga dari kami. Berbeda dengan evergreen sewaktu MOS yang hanya memupuk tanaman, dalam event ini kami menyediakan tanaman dan juga pupuk untuk seluruh siswa dan siswi. Jadi, siswa dan siswi bisa ikut menanam, merawat, dan juga memiliki sikap kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.

4. Training duta wisata
Untuk yang satu ini, kami memang tidak bergerak di sekolah tapi kami bergerak di daerah masing-masing. Tetapi, kami tetap membawa nama sekolah dan berusaha mengharumkan nama sekolah.

5. Seleksi PAPI Smaga
Seiring dengan berakhirnya masa jabatan kami, kami mengadakan seleksi untuk siswa siswi yang berpotensi sehingga mereka dapat melanjutkan perjuangan kami atau mungkin juga mereka dapat mengembangkan organisasi ini menjadi lebih baik. Kami gak sembarang dalam memilih. Semua hal jelas kami perhitungkan disini.

Itu merupakan program kerja kami (PAPI Smaga 2011-2012).

Manfaatnya ikut PAPI ? Banyak kok. Kita bisa mendapatkan banyak manfaat secara individu ataupun secara kelompok.
Maaf bukannya bermaksud sombong, aku sebagai Putri Smaga 2011-2012 memegang amanat yang cukup berat tetapi setelah kita jalani ternyata menyenangkan dan bermanfaat. Selama aku menjadi putri smaga, itu menuntutku untuk tetap :
1. Murah senyum
Simpel banget kan? Cuma 'murah senyum'. Siapa bilang itu gampang? Aku anak yang labil *ngaku* yang dikit-dikit gampang bad mood dan kalo udah gitu, biasanya nih mukaku akan kelihatan lebih dari 'sangar' hahaha :D Tapi dengan gitu, walaupun bad mood, seenggaknya aku bisa sedikit menahan emosi kalo di luar :) Karena aku yang dituntut untuk terus murah senyum itu, aku juga akan terus dituntut untuk............................

2. Ramah kepada siapa saja
Sebagai duta sekolah, jelas aku dituntut untuk ramah kepada siapa saja, bukan cuma teman sekelas tapi juga seluruh warga sekolah. Jika kita ramah otomatis juga melatih kita untuk gak sombong.

3. Bersosialisasi
Aku juga dituntut harus bisa bersosialisasi dengan siapa saja. Tapi kalo aku pikir-pikir, hal yang satu ini bisa mulus kalo kita udah menguasai dua hal sebelumnya. Pengalaman aku sendiri sih gitu :) Nah, kalo gampang bersosialisasi kan otomatis kita punya banyak temen. Juga aku dituntut untuk selalu peduli dengan lingkungan di sekitarku. Dengan begitu otomatis juga aku dituntut untuk............................

4. Menjaga sikap, omongan, dan sopan santun
Dimana pun dan kapan pun, aku selalu dituntut untuk menjaga sikap, omongan, dan sopan santun.

5. Mengasah kemampuan
Dengan ini juga memberikan aku dorongan yang benar-benar sangat lebih untuk mengasah kemampuan yang aku punya dan untuk memotivasi agar aku lebih berprestasi

Itu beberapa hal yang aku lakukan selama setaun ini. Memang cuma segelintir orang yang benar-benar tau apa yang aku lakukan dan memang yang aku lakukan cuma sebatas kecil. Aku belum bisa merubah dunia dengan gelar yang aku dapetin. Tapi seenggaknya, aku bisa merubah diriku sendiri ke arah yang lebih baik. Bagaimana aku harus menjaga nama baikku sendiri, nama baik keluargaku, juga nama baik sekolahku. Juga membuktikan bahwa aku bukan cuma bisa 'nampang' tapi aku juga bisa berprestasi. Mematahkan persepsi yang sudah ada bahwa kecantikan selalu diikuti dengan keglamouran dan juga mematahkan persepsi bahwa kecantikan berbanding terbalik dengan kepintaran. Itu semua yang aku perjuangin selama setaun ini.

Di dalam sebuah organisasi ini aku juga belajar banyak ketika aku berkumpul dengan individu lain yang juga mempunyai banyak karakter yang unik.
Disini aku juga belajar untuk lebih memahami sifat-sifat mereka dan juga lebih sabar ketika terkadang sifat-sifat mereka menjengkelkan. Tapi buat apa saling bermusuhan kalo masalahnya cuma sekedar 'sifat yang menjengkelkan'? Kita disini sebuah organisasi dimana terdapat kelebihan dan kelemahan dari masing-masing individu. Tugas kita adalah saling melengkapi kelemahan dari individu-individu lain dan saling menyatukan kelebihan dari masing-masing.

Itu yang telah aku dapatkan dan yang telah aku selesaikan selama setaun ini. Selama mengemban tugas itu aku gak pernah diam kok, secara gak kalian sadari aku terus bergerak dan berjuang demi kebaikan diriku sendiri, kebaikan kalian, dan kebaikan sekolah. Ya, secara gak kalian sadari
»»  READMORE...

Life Is A Choice


Udah lama sih sebenernya :) Aku ngobrol sama seseorang via Yahoo! Messenger tentang apa sih makna hidup versi dia ? Jawabannya lucu, tapi kalo dipikir-pikir ada benernya juga walaupun ada beberapa yang aku gak ngerti. Berhubung aku gak ngerti dan sok pengen ngerti, akhirnya aku kejar terus pake pertanyaan-pertanyaan yang menurutku itu menyudutkan. Eh tapi orangnya gak kesudut juga -_- Ya semacam ini obrolannya...

B : Hidup buat aku? Kayak main monopoli
A : Haa? Becanda? Kok bisa?
B : Pernah main monopoli gak?
A : Pernah, terus?
B : Cara mainnya gimana?
A : Naruh orang-orangan di start terus ngocok dadu habis itu jalanin orang-orangan sesuai dengan nomor dadu yang muncul.
B : Main monopoli itu singkat tapi seru. Kalo lagi berhenti di kolom kesempatan terus dapet kartu yang baik rasanya seneng banget. Ketika berhenti di parkir bebas, wah dijamin bakalan bersorak banget. Tapi lain lagi ketika kita harus bayar denda, apalagi harus masuk penjara. Jengkel memang. Hidup kayak gitu. Singkat tapi seru. Dadu anggap sebagai takdir. Kadang membawa kita kesenangan, kadang membawa kita ke kesedihan.
A : Bentar, bukannya takdir ada dua jenis? Takdir yang bisa dirubah dan takdir yang gak bisa dirubah?
B : Memang.
A : Yang gak bisa dirubah cuma kematian. Kenapa kamu nyamain jalan hidup dengan dadu monopoli? Angka yang muncul di dadu akan menuntun kita kemana kita melangkah. Bukannya semua langkah ada di tangan kita? Bukannya kita sendiri yang berhak menentukan kemana kita akan pergi? Memang semua atas seijin Tuhan, tapi bukannya ketika kita mau berusaha, maka yang gak mungkin bisa jadi mungkin?
B : Hidup itu pilihan
A : Ya aku tau
B : Dalam agamamu, pada dasarnya manusia hidup untuk apa?
A : Sebagai khalifah yang ditugaskan untuk memimpin dunia agar dapat terciptanya keseimbangan.
B : Mereka melakukan untuk siapa?
A : Untuk kehidupan mereka, untuk dunia ini.
B : Untuk Tuhan?
A : Ya pada akhirnya semuanya kembali pada Tuhan.
B : Itu udah tau.
A : Maksudnya?
B : Sewaktu kita main monopoli, kita semua bakalan mulai di garis start trus semuanya juga bakalan berhenti di garis finish walaupun waktunya beda-beda. Bisa jadi aku duluan yang benar-benar berhenti di garis finish tapi kamu masih bisa terus bermain karena nomor dadu kamu melewati garis finish.
A : Intinya ?
B : Semua berangkat dan berakhir pada hal yang sama. Itu maksud takdir dadu yang aku katakan.
A : Aku belum paham.
B : Dadu atau takdir itu menunjukkan jalan yang seharusnya kemana kita pergi. Dalam kehidupan nyata, sebenarnya kemana seharusnya manusia pergi? Apa yang seharusnya manusia cari? Jalan Tuhan, bukan? Kita semua dituntun untuk menuju ke jalanNya. Benar? Siapa yang gak mau bahagia di Surga yang Dia janjikan? Semua pasti punya niat yang sama, bukan? Tujuan yang sama.
A : Jadi secara tidak langsung hidup kita sudah diatur? Semuanya?
B : Tidak semua.
A : Haa? Gimana sih?
B : Sudah kubilang hidup itu pilihan.
A : Tapi tadi kamu bilang kalo takdir semua manusia itu sama, menuju ke jalan Tuhan?
B : Orang bodoh apa selama akan bodoh? Orang baik apa selamanya akan baik?
A : Enggak
B : Dalam permainan monopoli, ketika kita bermain dan berjalan menurut rute yang ada, kadang kita berhenti di suatu negara buat beli tanah atau bahkan langsung bikin hotel. Tapi kadang kita juga mikir dulu kan. Enaknya beli tanah dulu apa langsung bangun rumah apa hotel sekalian? Begitu juga ketika berhenti di parkir bebas dan kebetulan di tengah papan ada uang denda. Kamu bakal milih yang mana? Menaruh orang-oranganmu di kotak sesukamu atau memilih mengambil uang denda yang ada di papan? Sama kayak hidup. Manusia dalam menyelesaikan tugasnya sebagai makhluk Tuhan, pasti ada rintangan di dalam semuanya. Rintangan apa? Pilihan. Manusia memiliki hawa nafsu. Dan untuk memenuhi hawa nafsunya dia pasti dihadapi dengan pilihan.
A : Pilihan? Menurutku tidak semuanya merupakan pilihan. Contohnya aja ketika kita berhenti di tanah orang lain, maka kita harus bayar denda dan kita tidak punya pilihan. Sama ketika kita harus bayar denda di bank.
B : Manusia hidup apa harus untuk memenuhi nafusnya? Bagaimana dengan kewajibannya? Apa kita hidup tanpa kewajiban? Gimana jadinya kalo semua orang hanya memiliki hak dan tidak menjalankan kewajiban? Dan juga apa gunanya Tuhan memberikan kepintaran pada manusia jika manusia itu sendiri tidak bisa bersikap tanggung jawab? Bayangin aja, betapa hancurnya dunia ini ke depannya.
A : Bagaimana dengan miskin dan kaya?
B : Kadang ada pemain monopoli yang memilih untuk menghemat uangnya daripada menginvestasikan dalam bentuk tanah atau bangunan. Tapi ada juga yang berambisius untuk menginvestasikan uangnya. Tau apa yang bakal terjadi?
A : Pemain yang tidak membeli apa-apa biasanya bakal malah bangkrut. Soalnya dia bakalan berhenti di tanah orang dan membayar denda. Kalo yang punya tanah biasanya malah berharap ada berhenti di tanahnya biar ada pemasukkan yang masuk.
B : Hidup seperti itu. Kita boleh menganggapnya santai, tapi jangan meremehkannya juga. Ketika kita terlalu menganggap datar kehidupan, kadang itu malah menghancurkan diri kita sendiri. Sedangkan yang tetep berusaha dan berpikir bagaimana caranya agar mendapat keuntungan dari tanah dan bangunan? Walaupun pemasukkannya sedikit-sedikit, tapi lama-lama menjadi bukit kan? Karena dia mau berpikir dan mau berusaha.
A : Berarti sama kayak kematian?
B : Apa kesimpulanmu tentang itu?
A : Kematian itu takdir yang gak bisa dirubah, jadi mau gimana pun kita, tetep gak akan bisa berubah dari kematian. Kita gak akan bisa lari dari kematian.
B : Ya. Ketika orang-orangan kita berhenti tepat di garis finish, maka saat itulah kita harus berhenti. Mau gak mau kita harus berhenti. Tapi ada juga yang lain. Ketika orang-orangan kita mendekati garis finish, belum tentu langkah selanjutnya kita berhenti di garis finish. Bisa jadi, kita malah melewatinya dan melanjutkan permainan kembali. Itu hidup menurut versiku.
A : Kesimpulannya?
B : Hidup itu pilihan. Kita yang tau apa yang terbaik untuk kita dan apa yang harus kita lakukan untuk kebahagiaan kita sendiri. Manis pahitnya hidup, membuat hidup kita lebih menarik daripada hidup yang biasa-biasa aja. Makanya jangan suka ngeluh kalo dikasih cobaan. Tetep bersyukur apapun yang terjadi. Dan juga jangan takut pada kematian. Karena pada dasarnya semuanya tetap akan mengalami kematian.

Dan aku menutup percakapan karena aku gak tau lagi mesti ngomong apa. Si B ini bukan seorang motivator kelas kakap ataupun kelas kecamatan. Dia orang biasa kok, remaja kayak kita. Kalo menurutku pendapatnya cukup bagus. Gimana menurut kalian? Semoga sedikit memotivasi untuk menjadi lebih baik :)
»»  READMORE...